POWERED BY

Search This Blog

SARANA BELAJAR BAGI SEGENAP ANAK BANGSA

Beri aku satu pemuda saja, janganlah beri aku 1000 generasi tua. (pesan Presiden Pertama RI)

Sunday, November 6, 2011

KUMPULAN NOVEL DAN CERPEN INDONESIA (COLLECTION OF NOVEL)

Para pencinta dunia sastra Indonesia , pada kesempatan ini FISIKA_MATEMATIKA_KITA Meluncurkan edisi kumpulan novel dan cerpen karya- karya terbaik anak-anak bangsa. Seperti Bingkai Kegelapan, Cinta mati itu ada, Belenggu salju. Adapun dalam edisi ini juga menampilkan beberapa novel-novel cantik Indonesia yang mungkin dapat dijadikan bacaan santai dan referensi pustaka penunjang bagi para pelajar bahkan media pembelajaran bagi para guru. contohnya novel Indonesia berjudul "Orang Ketiga".

Saturday, October 8, 2011

PROPOSISI DALAM MATEMATIKA

Proposisi adalah pernyataan yang nilai kebenarannya bisa BENAR / TRUE / T atau SALAH / FALSE / F, namun tidak kedua-duanya ( benar & salah ) sekaligus.
Jadi proposisi bersifat pasti, tidak ada yang meragukan dalam nilai kebenarannya. Nilai kebenaran suatu proposisi itu sendiri didasarkan pada kenyataan ilmiah & kesepakatan umum.
Adapun pernyataan merupakan suatu kalimat deklaratif, yang umumnya berpola S-P-O-K ( baik kalimat biasa maupun kalimat matematika).
Sedangkan kalimat terbuka adalah pernyataan yang nilai kebenarannya meragukan/tidak pasti.
Contoh :
  1. 1. Tutup pintunya, Nak!
  2. 2. Bendera Indonesia hijau biru
  3. 3). 5x + 8 = 13
  4. 4). 2 x 5 = 10
Kalimat 1 merupakan kalimat perintah, bukan pernyataan, bukan pula proposisi.Kalimat 2 merupakan pernyataan, termasuk proposisi dengan nilai kebenaran salah.
Kalimat 3 merupakan kalimat terbuka, termasuk pernyataan, namun bukan proposisi.
Kalimat 4 merupakan pernyataan, termasuk proposisi dengan nilai kebenaran ben


Untuk uraian selengkapnya dapat di download di sini

LOGIKA SEBAGAI CABANG ILMU PENGETAHUAN


Logika merupakan sebuah ilmu pengetahuan di mana obyek materialnya adalah berpikir (khususnya penalaran/proses penalaran) dan obyek formal logika adalah berpikir/penalaran yang ditinjau dari segi ketepatannya.

Logika sebagai cabang filsafat

Logika adalah sebuah cabang filsafat yang praktis. Praktis di sini berarti logika dapat dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari.
Logika lahir bersama-sama dengan lahirnya filsafat di Yunani. Dalam usaha untuk memasarkan pikiran-pikirannya serta pendapat-pendapatnya, filsuf-filsuf Yunani kuno tidak jarang mencoba membantah pikiran yang lain dengan menunjukkan kesesatan penalarannya.
Logika digunakan untuk melakukan pembuktian. Logika mengatakan yang bentuk inferensi yang berlaku dan yang tidak. Secara tradisional, logika dipelajari sebagai cabang filosofi, tetapi juga bisa dianggap sebagai cabang matematika. logika tidak bisa dihindarkan dalam proses hidup mencari kebenaran

Dasar-dasar Logika

Konsep bentuk logis adalah inti dari logika. Konsep itu menyatakan bahwa kesahihan (validitas) sebuah argumen ditentukan oleh bentuk logisnya, bukan oleh isinya. Dalam hal ini logika menjadi alat untuk menganalisis argumen, yakni hubungan antara kesimpulan dan bukti atau bukti-bukti yang diberikan (premis). Logika silogistik tradisional Aristoteles dan logika simbolik modern adalah contoh-contoh dari logika formal.
Dasar penalaran dalam logika ada dua, yakni deduktif dan induktif. Penalaran deduktif—kadang disebut logika deduktif—adalah penalaran yang membangun atau mengevaluasi argumen deduktif. Argumen dinyatakan deduktif jika kebenaran dari kesimpulan ditarik atau merupakan konsekuensi logis dari premis-premisnya. Argumen deduktif dinyatakan valid atau tidak valid, bukan benar atau salah. Sebuah argumen deduktif dinyatakan valid jika dan hanya jika kesimpulannya merupakan konsekuensi logis dari premis-premisnya.
Contoh argumen deduktif:
  1. Setiap mamalia punya sebuah jantung
  2. Semua kuda adalah mamalia
  3. Setiap kuda punya sebuah jantung
Penalaran induktif—kadang disebut logika induktif—adalah penalaran yang berangkat dari serangkaian fakta-fakta khusus untuk mencapai kesimpulan umum.
Contoh argumen induktif:
  1. Kuda Sumba punya sebuah jantung
  2. Kuda Australia punya sebuah jantung
  3. Kuda Amerika punya sebuah jantung
  4. Kuda Inggris punya sebuah jantung
  5. ...
  6. Setiap kuda punya sebuah jantung

Untuk sajian selengkapnya dapat dibaca di sini

Thursday, August 25, 2011

PANDUAN PENGEMBANGAN RPP MTs BERKARAKTER


I.     Pendahuluan

Dalam rangka mengimplementasikan pogram pembelajaran yang sudah dituangkan di dalam silabus, guru harus menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). RPP merupakan pegangan bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran baik di kelas, laboratorium, dan/atau lapangan untuk setiap Kompetensi dasar. Oleh karena itu, apa yang tertuang di dalam RPP memuat hal-hal yang langsung berkait dengan aktivitas pembelajaran dalam upaya pencapaian penguasaan suatu Kompetensi Dasar. 

Dalam menyusun RPP guru harus mencantumkan Standar Kompetensi yang memayungi  Kompetensi Dasar yang akan disusun dalam RPP-nya. Di dalam RPP secara rinci harus dimuat Tujuan Pembelajaran,Materi Pembelajaran, Metode Pembelajaran, Langkah-langkah Kegiatan pembelajaran, Sumber Belajar, dan Penilaian

II.    Langkah-langkah Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Mencantumkan identitas
·        Nama sekolah
·        Mata Pelajaran
·        Kelas/Semester
·        Alokasi Waktu

Catatan:
Ø      RPP disusun untuk satu Kompetensi Dasar.
Ø      Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, dan Indikator dikutip dari silabus yang disusun oleh satuan pendidikan
Ø      Alokasi waktu diperhitungkan untuk pencapaian satu kompetensi dasar yang bersangkutan, yang dinyatakan dalam jam pelajaran dan banyaknya pertemuan. Oleh karena itu, waktu untuk mencapai suatu kompetensi dasar dapat diperhitungkan dalam  satu atau beberapa kali pertemuan bergantung pada karakteristik kompetensi dasarnya.

A.Standar Kompetensi
Standar Kompetensi adalah kualifikasi kemampuan peserta didik yang menggambarkan penguasaan pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang diharapkan dicapai pada mata pelajaran tertentu. Standar kompetensi diambil dari Standar Isi (Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar). Sebelum menuliskan Standar Kompetensi, penyusun terlebih dahulu mengkaji Standar Isi mata pelajaran dengan memperhatikan hal-hal berikut :
a.       urutan berdasarkan hierarki konsep disiplin ilmu dan/atau SK dan KD
b.      keterkaitan antar standar kompetensi dan kompetensi dasar dalam mata pelajaran
c.       keterkaitan standar kompetensi dan kompetensi dasar antar mata pelajaran.


B.     Kompetensi Dasar
Kompetensi Dasar merupakan sejumlah kemampuan minimal yang harus dimiliki peserta didik dalam rangka menguasai SK mata pelajaran tertentu. Kompetensi Dasar dipilih dari yang tercantum dalam Standar Isi. Sebelum menentukan atau memilih Kompetensi Dasar, penyusun terlebih dahulu mengkaji standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut :
a.       Urutan berdasarkan hierarki konsep disiplin ilmu dan/atau tingkat kesulitan Kompetensi Dasar
b.      Keterkaitan antar standar kompetensi dan kompetensi dasar dalam mata pelajaran
c.       Keterkaitan standar kompetensi dan kompetensi dasar antar mata pelajaran

C.Tujuan Pembelajaran

Tujuan Pembelajaran berisi  penguasaan kompetensi yang operasional yang ditargetkan/dicapai dalam rencana pelaksanaan pembelajaran. Tujuan pembelajaran dirumuskan dalam bentuk pernyataan yang operasional dari kompetensi dasar. Apabila rumusan kompetensi dasar sudah operasional, rumusan tersebutlah yang dijadikan dasar dalam merumuskan tujuan pembelajaran. Tujuan pembelajaran dapat terdiri atas sebuah tujuan atau beberapa tujuan.

D.  Materi Pembelajaran

Materi pembelajaran  adalah  materi yang digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Materi pembelajaran dikembangkan dengan mengacu pada materi pokok yang ada dalam silabus.

E.   Metode Pembelajaran/Model Pembelajaran

Metode dapat diartikan benar-benar sebagai metode, tetapi dapat pula diartikan sebagai model atau pendekatan pembelajaran, bergantung pada karakteristik pendekatan dan/atau strategi yang dipilih.

F.   Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran

Untuk mencapai suatu kompetensi dasar dalam kegiatan pembelajaran harus dicantumkan langkah-langkah kegiatan dalam setiap pertemuan. Pada dasarnya, langkah-langkah kegiatan memuat unsur kegiatan :
a. Pendahuluan
    Pendahuluan merupakan kegiatan awal dalam suatu pertemuan pembelajaran yang ditujukan un­tuk membangkitkan motivasi dan memfokuskan perhatian peserta didik untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran.
b. Inti
    Kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD. Kegiatan pembelajaran di­lakukan secara interaktif, inspiratif, menyenang­kan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Kegiatan ini dilakukan secara sistematis dan sistemik melalui proses eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi.
c. Penutup
    Penutup merupakan kegiatan yang dilakukan un­tuk mengakhiri aktivitas pembelajaran yang dapat dilakukan dalam bentuk rangkuman atau kesimpulan, penilaian dan refleksi, umpan balik, dan tindak lanjut.
 
G.  Sumber Belajar

Pemilihan  sumber belajar mengacu pada perumusan yang ada dalam silabus yang dikembangkan oleh satuan pendidikan.  Sumber belajar mencakup sumber rujukan, lingkungan, media, narasumber, alat, dan bahan. Sumber belajar dituliskan secara lebih operasional. Misalnya,  sumber belajar dalam silabus dituliskan buku referens, dalam RPP harus dicantumkan judul buku teks tersebut, pengarang, dan halaman yang diacu.

H.  Penilaian

Penilaian dijabarkan atas teknik penilaian, bentuk instrumen, dan instrumen yang dipakai untuk mengumpulkan data. Dalam sajiannya dapat dituangkan dalam bentuk matrik horisontal atau vertikal. Apabila penilaian menggunakan  teknik  tes tertulis uraian, tes unjuk kerja, dan tugas rumah yang berupa proyek harus disertai rubrik penilaian.

III. Format Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Sekolah                              : SMP...........................
Mata Pelajaran                   : ...................................
Kelas/Semester                  : ...................................
Alokasi Waktu                   : ..... x  40 menit (…  pertemuan)

A.     Standar Kompetensi
B.     Kompetensi Dasar
C.  Tujuan Pembelajaran:
      Pertemuan 1
      Pertemuan 2
      Dst   
D.  Materi Pembelajaran   
E.  Model/Metode Pembelajaran 
F.  Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
                  Pertemuan 1
      Pertemuan  2
                  dst
G.  Sumber Belajar           

H.  Penilaian                     


Penilaian
Teknik
Bentuk
Instrumen
Instrumen
















 Pada edisi kali ini kami sajikan contoh RPP MTs pada bidang stuti Matematika dengan mengikutsertakan pendidikan karakter. Dalam hal ini dapat di download secara gratis di:

                                           

Monday, August 1, 2011

Berani Gagal (sebuah resensi )

"Kesanggupan mengambil resiko, merupakan jiwa pengusaha. Oleh karena itu tidak ada jaminan bahwa langkah yang diambil memang akurat, seorang pengusaha mesti berani gagal. Semakin besar cita-cita, semakin besar harta yang dipertaruhkan. Jika ia sukses, salut dari masyarakat siap menanti,. Sebaliknya, jika ia gagal, ia jatuh terpuruk . Berhubung orang harus bertanggung jawab terhadap resiko yang ditanggung, masyarakat, dapat membantu dengan tidak menghina, atau mencurigai mereka yang gagal, karena mereka berani mencoba mencapai cita-cita yang tinggi"
                                           Berita utama, The Straits Times Singapura (dalam Buku berani gagal)


"Takut diejek, dikucilkan, dan kehilangan pekerjaan akan merusak inovasi. Manajemen "cerobong asap" menganngap tugas utamanya adalah menghindari kesalahan secara ceroboh. Sebaliknya, perlu eksperimen (gagal) untuk menggapai sukses"
                                                                                                          Alvin Toffler
                                                                                                  (dalam Buku Berani Gagal)


"Belajar dari kegagalan adalah  cara meraih kesuksesan. Tidak pernah gagal berarti tidak pernah menang. Jika anda mengalami kegagalan dan pahitnya kegagalan, anda tidak dapat manisnya kesuksesan".

                                                          yang dipertuan Agung:Dr. K. Sri Dharmananda Nayake
                                                                 (dalam buku Berani Gagal)

"Prestasi terbesar dalam hidup adalah dapat bangkit dari terpuruk akibat kegagalan"
                                                                      Reverend Zheng-Yan

 "Janganlah menilai orang mencoba dan gagal, tetapi nilai orang yang gagal mencoba"

Thursday, July 28, 2011

Marhaban Yaa Ramadhan

“Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda. Karena itu, barangsiapa di antara kamu menyaksikan bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan, maka hendaknya mengganti sebanyak hari yang ditinggalkannya pada hari- hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu membesarkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur" (QS. Al-Baqoroh: 185) 1) 2)

Kepada para bloger yang beragama moslem FISIKA_MATEMATIKA_KITA mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa. semoga amal ibadah anda diterima oleh Alloh SWT. dan di bulan yang suci ini kita semua mendapat rahmat, hidayah dan maghfiroh dari Allah SWT. Amiin yaa robbal 'Alamin...

Tuesday, July 12, 2011

Tip-Tip Sukses : Kebiasan Remaja Yang Efektif

Berbicara masa remaja, cenderung banyak orang membayangkan, kiranya seperti apa affair cinta yang dijalani oleh para kaula muda yang nota bene akan beranjak dewasa tersebut.

Anda seorang Remaja?
Bukankah anda ingin menjadi remaja yang sukses kan ?

Dalam edisi ini penulis mencoba menyajikan sebuah tip-tip remaja yang sukses, agar anda sebagai remaja dapat tumbuh menjadi seorang remaja yang memiliki kebiasaan di dalam kehidupan anda tertentu yang nantinya akan mengarahkan langkah-langkah hidup anda menuju kepada kesuksesan yang anda harapkan.

Pada  kesempatan ini saya sajikan 7 kebiasaan remaja yang efektif yang dalan bahasa kerennya dinamakan "The Seven Habits of Highly Effective people" . Diantara tujuh kebiasaan remaja yang sangat penting anda ketahui adalah:
  1. Jadilah Pro Aktif, bertanggung jawablah terhadap duniamu sendiri.
  2. Merujuk pada tujuan akhir, atau mulailah dengan mengingat-ingat tujuan akhirmu. merujuklah pada tujuan akhirmu, definisikanlah misi dan sasaran hidupmu
  3. Dahulukanlah yang utama, susunlah perioritas
  4. Berfikir menang,   ...agar semua orang bisa menang
  5. Berusaha memahami terlebih dahulu, jadilah pendengar yang tulus
  6. Wujudkan sinergi, bekerjasamalah agar meraih yang lebih baik
  7. Perbaharuilah dirimu secara berkala
Untuk penjelasan selengkapnya dapat anda baca dalam buku the 7 habits yang gambarannya tersajikan di sini atau anda buka halaman ini

    Wednesday, July 6, 2011

    Media Pembelajaran

    Kepada para pembaca, pemerhati dunia pendidikan salah satu pustaka yang menyajiakan tentang serba serbi dunia media pembelajaran dapat di download gratis di sini